SMK NEGERI 1 WANAREJA

Jl. Srikaya, Kec. Wanareja, Kab. Cilacap
Telp: (0280)6260233



E-learning | Mata Pelajaran | Jurusan | Guru

Kegiatan Pembelajaran Sejarah Indonesia

Detail Kegiatan Belajar (dilihat : 1225 kali)
Jurusan: TO
Kelas: XI TO A
Pokok Bahasan: TIRANI MATAHARI TERBIT
Guru Pengampu: Eka Prihatiyaningsih
Tanggal Pelaksanaan: 2016-03-01 s.d 2016-05-31
Alokasi Waktu: 4 x 45 Menit
Kurikulum: Tahun 2013

Deskripsi :
Standar Kompetensi :

Kompetensi Dasar :

A. Menganalisis Awal Pemerintahan “Saudara Tua”


Indikator :

Setelah mempelajari uraian ini, diharapkan kamu dapat:

1. Menganalisis kedatangan Jepang ke Indonesia.

2. Mengevaluasi perkembangan organisasi pergerakan di Indonesia

3. Menganalis gerakan perlawanan rakyat terhadap kekejaman Jepang

4. Menghargai dan meneladani semangat juang para tokoh dalam

melawan Jepang

5. Menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas kekuatan yang

diberikan kepada rakyat Indonesia yang masih bertahan untuk

melawan setiap pendudukan dan kekejaman bangsa asing.


Kegiatan PBM
Pendahuluan

Kamu tentu mengenal merk kendaraan bermotor “Yamaha”, “Honda,”

dan “Toyota”. Apa yang kamu bayangkan jika mendengar sebutan

Yamaha, Honda, dan Toyota. Dari mana asal produk-produk tersebut? Ya,

tentu kamu tidak asing dengan negara asal produk-produk tersebut, yakni

Jepang, atau sohor dengan nama Negeri Matahari Terbit. Produk-produk

itu cukup merajai pasar kendaraan bermotor di berbagai belahan dunia,

termasuk Indonesia. Bahkan penjualan produk sepeda motor merk Yamaha

dan Honda mengalami peningkatan jumlah pembelian yang signifikan setiap

tahunnya. Gambaran fakta ini menunjukkan secara ekonomis begitu besar

pengaruh dan dominasi Jepang di Indonesia. Dominasi produk-produk

Jepang di Indonesia sudah berlangsung cukup lama, terutama sejak Orde

Baru. Bahkan pernah mendapat protes dari para mahasiswa tahun 1974,

sehingga memunculkan peristiwa “Malari”. Apa kamu tahu istilah “Malari”?

cari jawabnya!

Berbicara mengenai dominasi ekonomi Jepang di Indonesia, sebenarnya

secara historis kita sudah memiliki pengalaman pahit pada saat negeri

kita dijajah Jepang tahun 1942 - 1945. Secara ekonomis kekayaan negeri

kita dikuras untuk kepentingan Jepang demi memenangkan Perang Asia

Timur Raya. Pengalaman sejarah semestinya dapat menjadi pelajaran dalam

menyikapi perkembangan pengaruh ekonomi Jepang sekarang ini

 

Kamu bisa menunjukkan beberapa peninggalan penjajahan Jepang yang

sampai sekarang masih dapat kita saksikan? Contoh peninggalan jaman

penjajahan Jepang yang masih bisa disaksikan antara lain Gua Jepang.

Pernahkah kamu mendengar cerita atau bahkan mengunjungi dan melihat

Gua Jepang? Ya, Gua Jepang atau sering juga disebut dengan Lubang Jepang,

di beberapa daerah di Indonesia hampir dapat dijumpai gua peninggalan

masa pendudukan Jepang itu. Misalnya, di Bukittinggi, Sulawesi Utara,

Papua, Bali, dan tempat-tempat lain. Di Bukittinggi, Gua Jepang saat ini

digunakan sebagai tempat wisata sejarah.

Pada masa pendudukan Jepang, Gua Jepang digunakan sebagai benteng

perlindungan tentara Jepang dari serangan musuh. Gua itu dibangun

dengan mengerahkan tenaga kerja murah, yang kemudian dikenal dengan

istilah kerja paksa, atau Romusa. Meskipun masa pendudukan Jepang hanya

berlangsung singkat, tetapi memberi dampak yang penting dalam perjalanan

sejarah bangsa.

Propaganda Jepang mengenai tata pemerintahan baru, keberpihakan

sebagai sesama bangsa Asia, dan janji akan kemerdekaan, memberi harapan

bagi rakyat Indonesia. Kendati sempat dirusak oleh pemerintah Jepang yang

represif, terutama dengan adanya program romusa, dorongan dan gerakan

untuk mencapai kemerdekaan tetap digencarkan oleh kaum pergerakan

secara terang-terang-terangan maupun “bawah tanah” (Taufik Abdullah

dan A.B. Lapian, (ed) 2012).

Nah, bagaimana kisah pendudukan Jepang selama sekitar 3.5 tahun di

Indonesia? Pada uraian berikut akan dibahas mengenai kedatangan Jepang,

perkembangan organisasi pergerakan, dan reaksi rakyat Indonesia terhadap

kekejaman Jepang. Uraian tersebut akan dibahas melalui bab “Tirani Matahari

Terbit”. Istilah ‘tirani’ digunakan untuk menggambarkan tindakan otoriter

dan kekejaman Jepang, sedangkan istilah ‘matahari terbit’ digunakan untuk

penamaan bagi tentara Jepang. Sebab, posisi negara Jepang jika dilihat dari

Indonesia, terletak di arah timur atau sama dengan arah saat matahari terbit,

sehingga Negara Jepang disebut Negara Matahari Terbit.


Inti

Penutup

Status Anda tidak berhak mengikuti pembelajaran, silahkan daftar atau login terlebih dahulu.


Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk pokok bahasan ini

E-learning | Mata Pelajaran | Jurusan | Guru

ppdb 2017

E-Learning